Easy Get Lost and Let'splore Indonesia Part 3
Ayam mulai berkokok burung mulai bernyanyi
Waktunya pendaki mulai ekplorisasi
Hawa pagi itu cukup dingin, cuaca mendukung buat tarik sleeping bag lagi. Tapi ngga afdol naik gunung kalo ngga hunting foto, saat buka pintu rumah Mbok Yem.... Putih semua.... sejenak terlintas dalam hati "ini masih mimpi apa udah di surga"...
Terhentaklah sudah perasaan bahagia yang dipendam..
rasa-rasa hunting sunrise hilang...
semua seperti hari sebelumnya "Hanya Kabut"
Alhasil Foto selama di tempat Mbok Yem hanya sedikit dan mengurungkan niat untuk sampai puncak karena view "sama saja"
Pukul 9 Matahari mulai mengikis debu, mengayuh rasa untuk melangkah turun. Akhirnya niat packing terlaksana, semua siap untuk pejalanan pulang.
Tak berapa lama Mbok Yem memanggil dan memberikan bungkusan berisi Nasi Telor, dalam hati berkata "lumayan buat bekal dijalan"
Usai berpamitan saya langsung menyiapkan kamera saya dan melanjutkan perjalanan, ditengah perjalanan saya berinisiatif mengambil beberapa gambar dan video, dan tertujulah saya di suatu tempat.
Tempat itu mungkin dilarang untuk pendaki mengambil foto, letaknya tepat dipinggir jalan setapak via Cemoro Sewu. Harus ada sedikit effort untuk kesitu, tapi setelah naik beberapa batu besar view nya.... hamparan batu-batu besar sebesar tembok-tembok rumah
Dengan penuh keberanian saya mencoba mengambil foto dengan GoPro, Tak pikir panjang saya letakan GoPro itu pada sebuah batu dibelakang saya tengan mode 1 photo per 3 detik.
Baru sekali foto, tiba-tiba ada suara "bletak....bletak"
Duar bibir rasanya mau mengumpat, hati rasanya mau teriak. GoPro saya jatuh diantara batu-batu besar tersebut yang sela-sela batu dalamnya hingga 1-2 meter
Termenung bingung, hati berkata pasrah, otak berkata sikat.
Yakeles GoPro ditinggal:(
Pikir berpikir saya baru sadar kalau Wifi GoPro masih tersambung dengan Hp, Akhirnya saya lihat layar hp mengarah kemana kamera tersebut
Beruntung... Kamera itu mengarah ke cahaya luar
Akhirnya dengan penuh ketakutan tertimpa batu sebesar tembok, saya berani kan memasukan tangan saya penuh ke dalam sela-sela batu
Percobaan pertama gagal
Percobaan kedua dengan penuh paksaan hingga pundak, ujung GoPro tercapai...
Langsung saya turun dari tempat tersebut dan melanjutkan perjalanan, sampai saya berkata "ngga lagi iseng-iseng digunung" :'D
Ditambah berita yang saya ingat tentang kebakaran yang merenggut nyawa di daerah tempat saya mengalami kejadian tadi
Rasanya... Bergetar Semriwing~
Hingga akhirnya bertemu pendaki lain yang berjuang naik dan saya hanya berkata "Hati-hati yaa mas"
Kesimpulan kalau naik Gunung
1. Jangan iseng
2. Jangan sombong
3. Jangan meremehkan
4. Jangan lupa, berangkat dengan doa dan mengakhiri dengan doa
Selamat Mendaki dan Berhati-hati!
See yaa in Next Section Baliplore!
#SoloTraveler

